Selasa, 19 Januari 2016

On 21.01 by Unknown in    No comments
Beberapa jenis bahan 'mengizinkan' elektron-elektron untuk mengalir melewatinya. Bahan-bahan semacam ini disebut sebagai konduktor (atau penghantar). Salah satu bahan konduktor yang paling dikenal dan paling banyak digunakan adalah tembaga. Tembaga menghantarkan arus listrik dengan baik karena elektron-elektron dari atom-atomnya dapat melepaskan diri dengan mudah dari ikatan atom-atom tersebut.
Di dalam logam tembaga, atom-atom tersusun dalam bentuk baris-baris dan kolom-kolom beraturan, yang disebut sebagai kisi-kisi atom (lattice). Elektron-elektron yang telah melepaskan diri dari atom-atom dapat bergerak bebas di ruang-ruang yang terdapat di antara atom-atom tembaga.
Apabila kita menyambungkan baterai ke ujung-ujung sebuah lempengan tembaga, terminal negatif baterai akan memberikan elektron-elektron ke salah satu ujung lempengan tembaga. Terminal positif baterai akan menerima elektron-elektron dari ujung lempengan yang berlawanan. Elektron-elektron akan tertarik oleh muatan positif (yang berlawanan dengan muatannya).

0 komentar:

Posting Komentar