Rabu, 03 Februari 2016

On 10.38 by Unknown in    No comments
Bahan-bahan konduktor terbaik adalah logam. Tembaga adalah jenis konduktor yang paling umum digunakan karena bahan ini menghantarkan muatan listrik lebih baik dibandingkan bahan logam manapun, kecuali perak. Namun perak terlalu mahal harganya untuk dimanfaatkan dalam skala besar. Kawat-kawat tembaga dipergunakan di dalam hampir seluruh perangkat elektronik yang ada. Jalur-jalur pada sebuah papan rangkaian juga terbuat dari tembaga.
Konduktor terbaik sesudah tembaga adalah aluminium. Bahan logam ini seringkali digunakan untuk saluran-saluran daya listrik, karena bobotnya yang ringan dan harganya yang murah. Bahan ini tidak sekuat tembaga, sehingga beberapa helai kawat baja harus disertakan bersamanya di dalam kabel-kabel aluminium.
Karbon adalah bahan bukan logam namun memiliki peran yang cukup penting sebagai konduktor. Karbon tidak menghantarkan muatan listrik sebaik bahan-bahan logam. Batang-batang karbon digunakan di dalam pembuatan jenis-jenis sel energi tertentu. Karbon juga digunakan di dalam pembuatan resistor-resistor.
Larutan semisal garam di dalam air juga merupakan konduktor yang cukup baik. Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari larutan semacam ini, sehingga tubuh manusia merupakan konduktor listrik yang cukup baik. Hal ini merupakan alasan mengapa kita harus berhati-hati dalam menangani berbagai perangkat listrik dan ketika bekerja dengan listrik di dalam laboratorium. Bahkan arus yang berukuran relatif kecil sekalipun, apabila mengalir melalui tubuh dapat melumpuhkan bahkan membunuh manusia. Listrik juga dapat menyebabkan luka bakar yang cukup parah.

0 komentar:

Posting Komentar